Sawo adalah salah satu buah yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Pohon sawo bisa tumbuh menjadi cukup besar dengan buah yang banyak. Daunnya cukup rimbun sehingga cocok untuk digunakan sebagai tempat bernaung dari sengatan matahari. Sawo berasal dari kawasan tropis di Guatemala, Amerika Tengah kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Buah sawo memiliki berbagai macam gizi dan vitamin yang berguna bagi manusia. Mengkonsumsi buah sawo secara rutin baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mengobati berbagai penyakit.
Daging buah sawo yang matang memiliki rasa yang manis dan banyak air. Kulitnya bisa ikut dimakan dengan tekstur agak kasar. Namun, pada daging buah setengah matang rasa yang dominan justru getah yang kesat dan terasa tebal di lidah.
Daun dan batang sawo mengandung flavonoida. Pada daun juga terkandung saponin. Flavonoida dan saponin berperan dalam menyerap air dalam tubuh dan menghambat diare.
Kandungan serat yang cukup tinggi pada buah sawo menjadikan buah sawo bisa menjadi obat sembelit.
Sawo juga memiliki kandungan tanin yang bermanfaat sebagai anti peradangan, antivirus, antibakteri, dan antiparasit. Konsumsi tanin secara seimbang berperan pula dalam menjaga kesehatan usus dan pencernaan.
Selain itu, sawo juga mengandung vitamin A dan vitamin C. Vitamin A penting untuk penglihatan, sementara vitamin C berperan sebagai antioksidan. Sawo diketahui pula memiliki kandungan mineral seperti kalium, besi tembaga. Senyawa ini penting untuk kesehatan proses metabolisme dalam tubuh.
No comments:
Post a Comment